![]() |
| Biarkan aku bersama hujan, agar air mataku tak terlihat ketika merindukanmu |
Kamu..
kamu dimana? Kenapa akhir-akhir ini perasaanku mulai kembali semakin
merindukanmu. Tahukah kamu malam ini aku begitu merindukanmu. Entah apa yang
terjadi dengan diriku rasanya aku ingin sekali kau berada disisiku mendengarkan
semua yang terjadi dengan diriku. Betapa leganya ketika kau berada disampingku
bersamaku karena kau ada untukku setidaknya ada orang yang mendengarkan cerita
hatiku. Memang ada beberapa hal yang tidak aku ceritakan kepada semua orang dan
ada beberapa hal yang ingin sekali aku ceritakan kepadamu bahkan tidak hanya
beberapa hal tetapi banyak hal. Hatiku, hatiku merindukanmu.
Malam
ini entah kenapa aku begitu sedih dan hanya ingin kau hibur. Seperti
waktu-waktu lalu yang hanya kamu yang bisa menghiburku. Kamu, iya kamu, aku
sungguh rindu kamu. Keluarlah menulislah didinding maya. Aku begitu sedih dan
ingin menangis. Aku tidak membutuhkan yang lain aku hanya ingin kau muncul
disampingku, dengarkanlah ceritaku, dengarkanlah, cukup dengarkanlah. Walau
sebenarnya semua rasa sudah aku tumpahkan kepada Robbku. Tapi aku ingin kamu
disampingku hanya disampingku. Hanya itu.
O..
Ya Alloh..
Salah satu yang aku lakukan ketika aku merindukannya
dengan menulis ini. Alloh, pantaskah aku merindukannya. Kenapa aku bisa yakin
bisa bertemu dengannya. Bisa yakin kelak aku bersapa lagi dengannya entah itu
kapan. Jika itu benar Ya Alloh begitu bahagianya diriku. Tapi rahasiamu mana
ada yang tahu? Selagi aku menunggu aku ingin lebih dekat denganmu dan selalu
lindungi aku Ya Alloh.
Kamu..
Kenapa
sekarang berbalik ya. Ketika kita dulu ditempat yang sama-sama jauh ditanah
yang berbeda, kita bisa leluasa bertukar kabar dan cerita. Disaat kita sudah
berada ditanah yang sama dan begitu dekat, kita semakin jauh bahkan aku tidak
tahu kabarmu. Memang ini rahasiaNya. Tapi setidaknya berilah kabar agar aku
tidak menunggumu. Jika kau yang aku tunggu mengerti aku akan merasa senang,
tapi jikalau kamu yang aku tunggu ternyata tidak merasa aku tunggu bahkan sudah
memiliki orang lain atau kau bersama orang lain apakah itu tidak menyakiti
hatiku? Jika itu yang terjadi ya sudahlah paling tidak kau kelak hadir memberi
kabar bahwa kau sehat entah kau bersama orang lain jua.
Sudahlah..
Sebenarnya
hari ini hatiku sedih aku hanya ingin kau hadir disampingku mendengarkan
cerita-ceritaku. Sudahlah.. sedih ini akan juga hilang dengan sendirinya.
Bahkan ini sudah hilang karena aku menulis untukmu dan seperti yang kau katakan “Hanya Alloh yang
bisa membantuku” semoga Alloh selalu bersamaku.. aaamiin
Selamat
malam kamu
Semarang,
270814
09:15
pm

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
eits jangan lupa ya komentarnya
*Green Star*