Senin, 03 Februari 2014

Bapak Part 2

Bapak..
Diujung senja aku terdiam
Duduk bersimbaku menghadapmu
Tanpa sebuah kata, tanpa sebuah gerakan
Membuat rintih pilu..

Kupegang pelan tubuhmu
Menghadirkan begitu banyak lazuardi lalu kehidupanku denganmu

Menangis tapi tak ingin terlihat olehmu
Sekuat hati kupendam isak tangisku agar tak terlihat olehmu
Tapi tetap jatuh jua yang terpisah dibelakang punggung tembok..

Hardikku, kau kuat kau hebat
Kau yang mengajarkanku jangan pernah putus asa..
Sekalipun sekarang tumbang..
Kau tetap membuatku yakin
Tidak putus asa melahirkan diri yang kuat

Bapak..
Tetaplah hadir penyejuk diri nie..
Diammu membuatku berfikir
Katamu memberikan sejuta makna yang tersirat
Celotehmu terkadang sindiran yang akan membuatku rindu
Dan smuanya,
Kau sgala-galanya bagiku

Kau adalah benteng diriku yang kuat
Yang membesarkanku dengan jiwa besar

Bahagiamu, surga bagiku

3Jan’14 8:14 am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

eits jangan lupa ya komentarnya
*Green Star*