Bapak..
Diujung senja aku terdiam
Duduk bersimbaku menghadapmu
Tanpa sebuah kata, tanpa sebuah
gerakan
Membuat rintih pilu..
Kupegang pelan tubuhmu
Menghadirkan begitu banyak lazuardi
lalu kehidupanku denganmu
Menangis tapi tak ingin terlihat
olehmu
Sekuat hati kupendam isak tangisku
agar tak terlihat olehmu
Tapi tetap jatuh jua yang terpisah dibelakang
punggung tembok..
Hardikku, kau kuat kau hebat
Kau yang mengajarkanku jangan pernah
putus asa..
Sekalipun sekarang tumbang..
Kau tetap membuatku yakin
Tidak putus asa melahirkan diri yang
kuat
Bapak..
Tetaplah hadir penyejuk diri nie..
Diammu membuatku berfikir
Katamu memberikan sejuta makna yang
tersirat
Celotehmu terkadang sindiran yang
akan membuatku rindu
Dan smuanya,
Kau sgala-galanya bagiku
Kau adalah benteng diriku yang kuat
Yang membesarkanku dengan jiwa besar
Bahagiamu, surga bagiku
3Jan’14 8:14 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
eits jangan lupa ya komentarnya
*Green Star*